Ini 10 Negara yang Kemerdekaannya Hanya Sebentar dan Singkat

Ini 10 Negara yang Kemerdekaannya Hanya Sebentar dan Singkat

Tahukah Anda bahwa ada beberapa negara yang kemerdekaannya hanya sebentar, lho. Hal ini terjadi karena adanya beberapa faktor kompleks, seperti intervensi kekuatan asing sampai konflik internal yang tak kunjung selesai.

Lantas, mana saja negara yang kemerdekaannya hanya sebentar? Langsung saja cek disini!

Inilah Daftar Negara yang Kemerdekaannya Hanya Sebentar

Tak banyak yang tahu bahwa ada beberapa negara yang kemerdekaannya hanya sebentar, bahkan beberapa bulan saja, lho. Yuk, cek informasi lengkapnya disini!

Beriku beberapa negara yang kemerdekaannya hanya sebentar, yaitu:

1. Azawad

Anda mungkin jarang mendengar nama Azawad. Negara ini terletak di wilayah utara Mali dan dideklarasikan merdeka pada tahun 2012 oleh kelompok pemberontak Tuareg. Namun, usia kemerdekaannya hanya sebentar, sebab dalam hitungan bulan, wilayah tersebut kembali dikuasai oleh pemerintah Mali dengan bantuan militer internasional. Azawad sempat memiliki struktur pemerintahan sendiri, tapi konflik internal antar kelompok membuatnya sulit bertahan sebagai negara merdeka.

2. Carpatho – Ukraine

Carpatho-Ukraine atau Karpato-Ukraina berdiri pada 1939, tepatnya di daerah Zakarpattia. Kemerdekaannya diumumkan hanya satu hari sebelum tentara Hungaria mengambil alih wilayah ini. Meski singkat, deklarasi kemerdekaan Carpatho-Ukraine menjadi simbol penting semangat nasionalisme masyarakat setempat. Hingga kini, banyak sejarawan menganggap eksistensi negara ini sebagai salah satu bentuk perlawanan terhadap perubahan geopolitik di Eropa kala itu.

3. Kerajaan Lithuania

Lithuania memang dikenal sebagai salah satu negara Baltik modern, tapi di masa lalu, kerajaan ini sempat memiliki sejarah kemerdekaan yang berliku. Kerajaan Lithuania pernah menjadi kekuatan besar pada abad pertengahan. Namun, dalam periode modern, tepatnya tahun 1918, mereka mendeklarasikan kemerdekaan kembali setelah lepas dari kekuasaan Jerman. Sayangnya, dalam waktu singkat, negara ini jatuh lagi di bawah dominasi Uni Soviet dan Polandia. Meskipun begitu, keberadaan kerajaan ini memberi pengaruh besar terhadap identitas bangsa Lithuania saat ini.

4. Pemerintahan Sementara Hawaii

Anda pasti mengenal Hawaii sebagai salah satu negara bagian Amerika Serikat. Namun, sebelum bergabung, Hawaii pernah memiliki pemerintahan sementara pada 1893 setelah monarki Kerajaan Hawaii digulingkan. Pemerintahan sementara ini hanya bertahan sekitar satu tahun sebelum akhirnya Hawaii dianeksasi menjadi wilayah protektorat Amerika Serikat. Sejak saat itu, statusnya berubah hingga resmi menjadi negara bagian pada tahun 1959. Masa singkat pemerintahan sementara Hawaii ini tetap dikenang sebagai periode transisi penuh kontroversi.

5. Republik Armenia Pegunungan

Negara yang kemerdekaannya hanya sebentar selanjutnya adalah Republik Armenia Pegunungan yang lahir pada 1921 sebagai bentuk perlawanan terhadap pendudukan Soviet dan Turki. Meski penuh semangat, negara ini hanya bertahan selama beberapa bulan sebelum akhirnya bubar akibat tekanan militer. Wilayahnya kemudian masuk dalam administrasi Armenia Soviet. Walau singkat, keberadaan republik ini dianggap sebagai salah satu upaya mempertahankan identitas dan kedaulatan bangsa Armenia yang terus berjuang di tengah gempuran kekuatan besar.

6. Republik Ezo

Jika Anda menyukai sejarah Jepang, Republik Ezo mungkin menarik perhatian. Negara ini berdiri pada 1869 di Hokkaido setelah pasukan Shogun Tokugawa kalah dalam Restorasi Meiji. Para samurai yang kalah melarikan diri ke Hokkaido dan membentuk republik dengan sistem pemerintahan modern ala Barat. Namun, hanya dalam beberapa bulan, pasukan Kekaisaran Jepang berhasil menghancurkan republik ini. Meski singkat, Republik Ezo memberi pengaruh pada proses modernisasi Jepang, terutama dalam sistem politik dan militer.

7. Republik Amerika Serikat Belgia

Republik Amerika Serikat Belgia berdiri pada 1790 sebagai hasil revolusi Brabant melawan kekuasaan Austria Habsburg. Nama “Amerika Serikat Belgia” terinspirasi dari Amerika Serikat yang baru saja merdeka.

Sayangnya, republik ini hanya bertahan sekitar satu tahun sebelum Austria kembali menguasai wilayah tersebut. Meski singkat, republik ini menunjukkan bahwa rakyat Belgia memiliki tekad kuat untuk menentukan nasibnya sendiri, yang kemudian terwujud dalam kemerdekaan Belgia tahun 1830.

8. Republik Formosa

Negara yang kemerdekaannya hanya sebentar ini berdiri pada 1895 setelah Perjanjian Shimonoseki yang menyerahkan Taiwan dari Dinasti Qing kepada Jepang. Warga lokal menolak dominasi Jepang dan mendirikan Republik Formosa sebagai bentuk perlawanan. Namun, republik ini hanya bertahan sekitar lima bulan karena Jepang berhasil menguasai seluruh wilayah Taiwan.

Meskipun sebentar, republik ini tercatat dalam sejarah sebagai upaya rakyat Taiwan mempertahankan kedaulatan.

9. Republik Demokratik Yaman

Yaman juga punya sejarah negara singkat. Republik Demokratik Yaman dideklarasikan pada 1994 oleh kelompok separatis di wilayah selatan setelah ketegangan politik dengan pemerintah pusat. Namun, kemerdekaan ini hanya berlangsung sekitar 2 bulan, sebab pasukan pemerintah Yaman berhasil menguasai wilayah tersebut kembali. Walaupun singkat, peristiwa ini memperlihatkan dinamika politik dan konflik internal yang masih terasa di Yaman hingga kini.

10. Tanganyika

Tanganyika adalah negara yang merdeka dari Inggris pada 1961. Namun, hanya dua tahun kemudian, pada 1964, negara ini bergabung dengan Zanzibar dan membentuk Republik Bersatu Tanzania. Artinya, kemerdekaan Tanganyika sebagai negara berdaulat hanya berlangsung dalam waktu singkat. Meski demikian, sejarah singkat Tanganyika tetap dikenang sebagai bagian penting dalam perjalanan pembentukan Tanzania modern.

Itulah beberapa negara yang kemerdekaannya hanya sebentar. Meskipun singkat, kisah negara tersebut tetap penting sebagai bagian dari sejarah dunia yang penuh dinamika.